BalaBali Kalender

BalaBali Kalender

OM SWASTYASTU

Latar Belakang
Pada akhir tahun 2010, terlintas suatu ide untuk memodernisasi Kalender Bali. Alasannya sederhana, komputer dewasa ini sudah menjadi barang lumrah. Sebagai masyarakat Bali, tentunya dengan adanya suatu aplikasi (software) kalender Bali ini akan sangat memudahkan masyarakat. Di samping itu juga, adanya keinginan untuk melestarikan budaya bangsa sesuai konteks keilmuan yang dimiliki (dalam hal ini Teknologi Informasi). 

Ide modernisasi kalender Bali ini memang bukanlah yang pertama. Beberapa situs seperti www.kalenderbali.org, www.babadbali.com, dan ayubali.awardspace.com merupakan situs-situs yang telah menyediakan fitur kalender Bali web-based secara online. Fitur aplikasi secara online (baca: membutuhkan koneksi internet) memang relevan dan efektif, tetapi perlu diingat walaupun di Indonesia saat ini menunjukkan peningkatan jumlah pengguna internet yang pesat, kebutuhan akan aplikasi offline (baca: tidak memerlukan koneksi internet atau berjalan lokal di komputer) tetaplah memiliki peran yang sangat penting. Hal ini makin diperjelas dengan belum matangnya infrastruktur internet di Indonesia. Oleh karena itu, BalaBali Kalender yang didesain sebagai aplikasi offline memulai proses awal perancangannya sebagai suatu aplikasi widget pada desktop komputer.

Tentang Kalender Bali
Kalender Bali merupakan kalender lunar-solar-aritmatika, karena dalam sistem kalkulasinya menerapkan perhitungan surya, bulan, dan matematika (deret dan perulangan). Dalam kehidupan sosial masyarakat Hindu Bali, sistem kalender yang awalnya berasal dari Jawa ini, sangatlah penting mengingat posisinya sebagai acuan dalam kehidupan sosial dan budaya, khususnya dalam menentukan ala ayuning dewasa atau baik-buruknya suatu hari untuk melaksanakan suatu usaha atau karya. Sayangnya, semenjak kalender Bali dirangkum dan dibuat dalam edisi cetakan, yang dipelopori oleh I Kt. Bangbang Gde Rawi (Alm) pada era 1960-an, walaupun telah memiliki banyak edisi dan kreasi oleh para pembuat kalender lainnya, inovasi dalam hal tafsir dan pendeskripsian dewasa ayu hingga saat ini cenderung kurang inovatif, khususnya dalam mengikuti perkembangan jaman. Sebagai contoh, pendeskripsian dewasa ayu cenderung cocok di tahun 1960-an, dimana pada saat itu kehidupan masyarakat memang dominan pada bidang agraris. Sehingga dewasa ayu kebanyakan berkaitan dengan pertanian, subak atau sistem irigasi Bali, dsb. Saat ini, kita belum melihat kalender Bali yang mendefinisikan hari baik untuk membuat software, membeli laptop, atau kegiatan lain yang cenderung lumrah di zaman ini. BalaBali.com bukanlah sekumpulan ahli wariga atau astrologi Bali, biarlah hal ini menjadi inspirasi para ahli wariga untuk tetap mengembangkan dan menyelaraskan tradisi dan zaman.

Acuan dan Daftar Pustaka
Terima kasih bagi bapak I.B. Putra Manik Aryana, SS., M.Si dalam bukunya yang berjudul "Tenung Wariga - Kunci Ramalan Astrologi Bali" dan bapak I.B. Suparta Ardhana dalam bukunya yang berjudul "Pokok-Pokok Wariga", dimana penyusunan aplikasi ini tidak lepas dari dua litelatur tersebut. Aplikasi ini juga telah diuji dan dikomparasi dengan tiga pendahulu aplikasi Kalender Bali (online), yakni www.babadbali.com, www.kalenderbali.org, dan ayubali.awardspace.com. Salut dan terima kasih bagi para penyusun aplikasi tersebut.

BalaBali Kalender adalah aplikasi free/gratis! Hal ini tidak lepas dari keinginan kami dalam memberikan sumbangsih atau punia dalam pelestarian budaya dan tradisi bangsa Indonesia umumnya dan Bali khususnya. BalaBali Kalender bukanlah aplikasi yang sempurna. Setiap kritik, saran, dan donasi anda bagi pengembangan aplikasi ini ke depan, merupakan semangat dan motivasi yang akan selalu kami hargai. Matur Suksma... 

OM SANTIH, SANTIH, SANTIH, OM

BalaBali Kalender mendukung penggunaan teknologi open source. Software ini "dikeroyok" dengan menggunakan teknologi Qt, SQLite, Valgrind, Java Servlet, dan Google App Engine SDK.